![]() |
| Manfaat Tringgiling untuk Kesehatan |
Manfaat Tringgiling untuk Kesehatan Jantung, Stroke, Paru, Kulit
Kini hewan bersisik ini termasuk spesies yang dilindungi, meski berburu terus berlanjut. Tringgiling yang hanya menghasilkan anak yang pernah hamil dan selalu memiliki pertahanan yang melilit tubuh mereka seperti bola yang diyakini memiliki manfaat kesehatan bagi tubuh manusia. Makanan olahan tringgiling sekarang banyak tersebar di beberapa stand serta restoran yang menyajikan menu ekstrem. Biasanya menu trenggiling sering dikombinasikan dengan menu ular cobra, monyet, landak dan lain-lain.
BACA JUGA : Dokter sunat pekanbaru
Di Asia Tenggara dan China, tringgiling cukup populer untuk dikonsumsi. Beberapa sumber mengatakan bahwa di dunia ini hanya tujuh spesies trenggiling yang masih hidup, yaitu: Pangolin India (Manis crassicaudata) yang ditemukan di India dan Sri Lanka, trenggiling Cina (M. pentadactyla) di Taiwan dan selatan China, pohon trenggiling ( M. tricuspis), trenggiling ekor panjang (M. tetradactyla), Manis gigantea (M. gigantea) dan Pangolin Temmick (M.Temmicki) ditemukan di Afrika, dan yang terakhir adalah trenggiling Jawa (M. javanica) terletak di semenanjung Burma, Indocina (Vietnam, Laos, Kamboja), Sumatra, Kalimantan dan Jawa.
Tringgiling dikenal sebagai komponen penting dalam Traditional Chinese Medicine (TCM) yang memberikan manfaat yang baik untuk pengobatan. Meski tidak ada penelitian medis yang mendukungnya, namun banyak orang percaya bahwa daging tringgiling bisa atasi: penyakit jantung, stroke, paru-paru, diabetes, tekanan darah tinggi, haid tidak teratur, dan kesehatan kulit. Sebenarnya, beberapa orang percaya bahwa trenggiling bisa menjadi obat yang ampuh. Tidak semua bagian tubuh pangolin bisa digunakan. Bagian dari hewan ini yang bisa digunakan adalah: daging, timbangan, empedu dan lidah. Biasanya menu grind diproses dalam sup atau sate.





0 komentar:
Posting Komentar