Rahasia

Minggu, 27 Agustus 2017

Kunci Gitar Payung Teduh - Rahasia

Kunci Gitar  Payung Teduh - Rahasia
Kunci Gitar  Payung Teduh - Rahasia
Kunci Gitar  Payung Teduh - Rahasia
 
Intro:  G  Cm  G  Cm  Bm - Bbmaj7 - Am  Cm  D

G-G/F#-G 
tak ada sore 
Dm       G         C         
dan udara menjadi segar 
Cm                    
tak ada gelap 
Bm   E               Am        Cm
lalu mata enggan menatap

G-G/F#-G        
tak ada bintang mati 
Dm       G          C                
butiran pasir terbang ke langit 
Cm                  
tak ada fajar 
Bm          E                    Am
hanya remang malam semua telah hilang
    Cm  D   G
terserah matahari



Bridge:
 D#                G
harum mawar membunuh bulan
D#                G-G/F#-F-E
rahasia tetap diam tak terucap
         Am           Cm       D     G  G7
untuk itu semua aku mencarimu

Reff:
                              C    Bm    Am
berikan tanganmu jabat jemariku
               Dm                   G                 G7
yang kau tinggalkan hanya harum tubuhmu
     C                     Cm              Bm
berikan suaramu balas semua bisikanku
      E        Am-Bm-Cm
memanggil namamu

 G  G/F#   G        Dm       G                C
atau kau ingin aku berteriak sekencang-kencangnya
Cm           Bm         E        Am     Cm    D    G
agar seluruh ruangan ini bergetar oleh suaraku

Solo:  G-G/F#-G  Dm  G  C  Cm  Bm  E  Am  Cm
          G-G/F#-G  Dm  G  C  Cm  Bm  E  Am  Cm  D  G
Share:

Rahasia Yang Belum di Temukan di Mekah

Rahasia Yang Belum di Temukan di Mekah - Lebih dari sekadar kota suci bagi umat Muslim, Mekah menyimpan sejarah panjang tentang peradaban Islam dan kisah para Nabi. Di kota ini pula terdapat Kabah yang menjadi kiblat kaum muslimin di seluruh dunia.

Namun, ternyata keistimewaan kota Mekah tak sebatas itu saja. Siapa sangka jika kota ini juga menyimpan banyak fakta mencengangkan yang jarang diketahui orang. Fakta-fakta apa saja? Berikut ulasannya.

Tempat Paling Tua di Dunia
Rahasia Yang Belum di Temukan di Mekah
Rahasia Yang Belum di Temukan di Mekah

Tempat di mana umat Islam melaksanakan haji itu terbukti sebagai tempat yang pertama diciptakan. Telah menjadi kenyataan ilmiah bahwa bola bumi ini pada mulanya tenggelam di dalam air (samudera yang sangat luas).
Kemudian gunung api di dasar samudera ini meletus dengan keras dan mengirimkan lava dan magma dalam jumlah besar yang membentuk " bukit" . Dan bukit ini adalah tempat Allah memerintahkan untuk menjadikannya lantai dari Kabah (kiblat).
Batu basal Mekah dibuktikan oleh suatu studi ilmiah sebagai batu paling purba di bumi. Jika demikian, ini berarti bahwa Allah terus-menerus memperluas dataran dari tempat ini. Jadi, ini adalah tempat yang paling tua di dunia.
Lantas, adakah hadis Nabawi yang membenarkan fakta mengejutkan ini? Jawabannya adalah ada.
Nabi bersabda, " Kabah itu adalah sesistem tanah di atas air, dari tempat itu bumi ini diperluas." Dan ini didukung oleh fakta-fakta yang ada.

Mekah Pusat Bumi
Rahasia Yang Belum di Temukan di Mekah
Rahasia Yang Belum di Temukan di Mekah

Prof. Hussain Kamel menemukan suatu fakta mengejutkan bahwa Mekah adalah pusat bumi. Pada mulanya ia meneliti suatu cara untuk menentukan arah kiblat di kota-kota besar di dunia.
Untuk tujuan ini, ia menarik garis-garis pada peta, dan sesudah itu ia mengamati dengan seksama posisi ketujuh benua terhadap Mekah dan jarak masing-masing. Ia memulai untuk menggambar garis-garis sejajar hanya untuk memudahkan proyeksi garis bujur dan garis lintang.
Setelah dua tahun dari pekerjaan yang sulit dan berat itu, ia terbantu oleh program-program komputer untuk menentukan jarak-jarak yang benar dan variasi-variasi yang berbeda, serta banyak hal lainnya. Ia kagum dengan apa yang ditemukan, bahwa Mekah merupakan pusat bumi.
Ia menyadari kemungkinan menggambar suatu lingkaran dengan Mekah sebagai titik pusatnya, dan garis luar lingkaran itu adalah benua-benuanya. Dan pada waktu yang sama, ia bergerak bersamaan dengan keliling luar benua-benua tersebut. (Majalah Al-Arabiyyah, edisi 237, Agustus 1978).
Gambar-gambar satelit, yang muncul kemudian pada tahun 90-an, menekankan hasil yang sama ketika studi-studi lebih lanjut mengarah kepada topografi lapisan-lapisan bumi dan geografi waktu daratan itu diciptakan.

Rahasia Yang Belum di Temukan di Mekah
Rahasia Yang Belum di Temukan di Mekah

Telah menjadi teori yang mapan secara ilmiah bahwa lempengan-lempengan bumi terbentuk selama usia geologi yang panjang, bergerak secara teratur di sekitar lempengan Arab. Lempengan-lempengan ini terus-menerus memusat ke arah itu seolah-olah menunjuk ke Mekah.
Share:

Jumat, 04 Agustus 2017

Rahasia Menggapai Ridha Allah Dengan Berbakti Kepada Orang Tua Ke 3

Rahasia Menggapai Ridha Allah Dengan Berbakti Kepada Orang Tua Ke 3- Hay gusy disini saya akan melanjutkan artikel sebelumnya yang membahas tentang, Rahasia Menggapai Ridha Allah Dengan Berbakti Kepada Orang Tua Ke 3, Yang membahas tentang :
Al-Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas

BENTUK-BENTUK BERBAKTI KEPADA ORANG TUA
1. Bergaul bersama keduanya dengan cara yang baik. Di dalam hadits Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam disebutkan bahwa memberi kegembiraan kepada seseorang mukmin termasuk shadaqah, lebih utama lagi kalau memberi kegembiraan kepada orang tua kita

2. Berkata kepada keduanya dengan perkataan yang lemah lembut. Hendaknya dibedakan adab ber-bicara antara kepada kedua orang tua dengan ke-pada anak, teman atau dengan yang lain. Berbicara dengan perkataan yang mulia kepada kedua orang tua.

3. Tawadhu’ (rendah hati). Tidak boleh kibr (sombong) apabila sudah meraih sukses atau memenuhi jabatan di dunia, karena sewaktu lahir, kita berada dalam keadaan hina dan membutuhkan pertolongan, kita diberi makan, minum, dan pakaian oleh orang tua.

4. Memberi infaq (shadaqah) kepada kedua orang tua, karena pada hakikatnya semua harta kita adalah milik orang tua. Oleh karena itu berikanlah harta itu kepada kedua orang tua, baik ketika mereka minta ataupun tidak.

5 . Mendo’akan kedua orang tua. Di antaranya dengan do’a berikut:

“Wahai Rabb-ku, kasihilah keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidikku sewaktu kecil.”

Seandainya orang tua masih berbuat syirik serta bid’ah, kita tetap harus berlaku lemah lembut kepada keduanya, dengan harapan agar keduanya kembali kepada Tauhid dan Sunnah. Bagaimana pun, syirik dan bid’ah adalah sebesar-besar kemungkaran, maka kita harus mencegahnya semampu kita dengan dasar ilmu, lemah lembut dan kesabaran. Sambil terus berdo’a siang dan malam agar orang tua kita diberi petunjuk ke jalan yang benar.

APABILA KEDUA ORANG TUA TELAH MENINGGAL
Maka yang harus kita lakukan adalah:
1. Meminta ampun kepada Allah ‘Azza wa Jalla dengan taubat nashuha (jujur) bila kita pernah berbuat durhaka kepada keduanya di waktu mereka masih hidup.
2. Menshalatkannya dan mengantarkan jenazahnya ke kubur.
3. Selalu memintakan ampunan untuk keduanya.
4. Membayarkan hutang-hutangnya.
5. Melaksanakan wasiat sesuai dengan syari’at.
6. Menyambung silaturrahim kepada orang yang keduanya juga pernah menyambungnya.

Semoga dengan memahami dan mengamalkan nilai-nilai Islam tersebut, kita dimudahkan oleh Allah ‘Azza wa Jalla dalam mewujudkan keluarga yang sakinah, mawaddah wa rahmah. Aamiin.

Terimakasih telah meluangkan waktu untuk membaca artikel saya, jika ingin mengunjungi artikel saya selanjutnya silahkan klik DISINI.
Share:

Rahasia Menggapai Ridha Allah Dengan Berbakti Kepada Orang Tua Ke 2

Rahasia Menggapai Ridha Allah Dengan Berbakti Kepada Orang Tua Ke 2- Hay gusy disini saya akan melanjutkan artikel sebelumnya yang membahas tentang, Rahasia Menggapai Ridha Allah Dengan Berbakti Kepada Orang Tua Ke 2, Yang membahas tentang :

Al-Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas
BENTUK-BENTUK DURHAKA KEPADA KEDUA ORANG TUA
1. Menimbulkan gangguan terhadap orang tua, baik berupa perkataan atau pun perbuatan yang mem-buat orang tua sedih atau sakit hati.
2. Berkata “ah” atau “cis” dan tidak memenuhi pang-gilan orang tua.
3. Membentak atau menghardik orang tua.
4. Bakhil atau kikir, tidak mengurus orang tuanya, bahkan lebih mementingkan yang lain daripada mengurus orang tuanya, padahal orang tuanya sangat membutuhkan. Seandainya memberi nafkah pun, dilakukan dengan penuh perhitungan.
5. Bermuka masam dan cemberut di hadapan orang tua, merendahkan orang tua, mengatakan bodoh, “kolot”, dan lain-lain.
6. Menyuruh orang tua, misalnya menyapu, mencuci atau menyiapkan makanan. Pekerjaan tersebut sangat tidak pantas bagi orang tua, terutama jika mereka sudah tua dan lemah. Tetapi, jika si ibu melakukan pekerjaan tersebut dengan kemauannya sendiri, maka tidaklah mengapa, dan karena itu seorang anak harus berterima kasih dan membantu orang tua.
7. Menyebut kejelekan orang tua di hadapan orang banyak atau mencemarkan nama baik orang tua.
8. Memasukkan kemungkaran ke dalam rumah, misalnya alat musik, mengisap rokok, dan lain-lain.
9. Lebih mentaati isteri daripada kedua orang tua. Bahkan ada sebagian orang yang tega mengusir ibunya demi menuruti kemauan isterinya.
Nas-alullaahas salaamah wal ‘aafiyah
10. Malu mengakui orang tuanya. Sebagian orang merasa malu dengan keberadaan orang tua dan tempat tinggal ketika status sosialnya meningkat. Tidak diragukan lagi, sikap semacam itu adalah sikap yang sangat tercela, bahkan termasuk kedurhakaan yang keji dan nista.

Untuk Mengetahui info selanjutnya Tentang Rahasia Menggapai Ridha Allah Dengan Berbakti Kepada Orang Tua Ke 3 Silahkah Baca Artikel Saya DISINI.
Share:

Rahasia Menggapai Ridha Allah Dengan Berbakti Kepada Orang Tua Ke 1

Rahasia Menggapai Ridha Allah Dengan Berbakti Kepada Orang Tua Ke 1-Hay guys di sini saya mau menjelaskan tentang Rahasia Menggapai Ridha Allah Dengan Berbakti Kepada Orang Tua, Yang meliputi tentang :
Al-Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas
KEUTAMAAN BERBAKTI KEPADA ORANG TUA DAN PAHALANYA
1. Merupakan Amal Yang Paling Utama
‘Abdullah bin Mas’ud radhiyallaahu ‘anhu berkata.

“Aku bertanya kepada Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam, ‘Amal apakah yang paling utama?’ Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam menjawab, ‘Shalat pada waktunya (dalam riwayat lain disebutkan shalat di awal waktunya).’ Aku bertanya lagi, ‘Kemudian apa?’ Nabi menjawab: ‘Berbakti kepada kedua orang tua.’ Aku bertanya lagi: ‘Kemudian apa?’ Nabi menjawab, ‘Jihad di jalan Allah’ [2]

2. Ridha Allah Bergantung Kepada Ridha Orang Tua
Sesuai hadits Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam, disebutkan:

“Darii ‘Abdullah bin ‘Amr bin ‘Ash radhiyallaahu ‘anhuma, bahwa Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Ridha Allah bergantung kepada keridhaan orang tua dan murka Allah bergantung kepada kemurkaan orang tua” [3]

3. Berbakti Kepada Orang Tua Dapat Menghilangkan Kesulitan Yang Sedang Dialami
Yaitu, dengan cara bertawassul dengan amal shalih tersebut. Dalilnya adalah hadits riwayat dari Ibnu ‘Umar radhiyallaahu ‘anhuma mengenai kisah tiga orang yang terjebak dalam gua, dan salah seorangnya bertawassul dengan bakti kepada ibu bapaknya.

“ …Pada suatu hari tiga orang dari ummat sebelum kalian sedang berjalan, lalu kehujanan. Mereka berteduh pada sebuah gua di kaki sebuah gunung. Ketika mereka berada di dalamnya, tiba-tiba sebuah batu besar runtuh dan menutupi mulut gua. Sebagian mereka berkata kepada yang lain: ‘Ingatlah amal terbaik yang pernah kamu lakukan.’ Kemudian mereka memohon kepada Allah dan bertawassul melalui amal tersebut, dengan harapan agar Allah menghilangkan kesulitan tersebut. Salah satu di antara mereka berkata: ‘Ya Allah, sesung-guhnya aku mempunyai kedua orang tua yang sudah lanjut usia sedangkan aku mempunyai isteri dan anak-anak yang masih kecil. Aku menggembala kambing, ketika pulang ke rumah aku selalu memerah susu dan memberikan kepada kedua orang tuaku sebelum orang lain. Suatu hari aku harus berjalan jauh untuk mencari kayu bakar dan mencari nafkah sehingga pulang sudah larut malam dan aku dapati orang tuaku sudah tertidur, lalu aku tetap memerah susu sebagaimana sebelumnya. Susu tersebut tetap aku pegang lalu aku mendatangi keduanya namun keduanya masih tertidur pulas. Anak-anakku merengek-rengek menangis untuk meminta susu ini dan aku tidak memberikannya. Aku tidak akan memberikan kepada siapa pun sebelum susu yang aku perah ini kuberikan kepada kedua orang tuaku. Kemudian aku tunggu sampai keduanya bangun. Pagi hari ketika orang tuaku bangun, aku berikan susu ini kepada keduanya. Setelah keduanya minum lalu kuberikan kepada anak-anakku. Ya Allah, seandainya perbuatan ini adalah perbuatan yang baik karena mengharap wajah-Mu, maka bukakanlah mulut gua ini.’ Maka batu yang menutupi pintu gua itu pun bergeser sedikit..”[4]

4. Akan Diluaskan Rizki Dan Dipanjangkan Umur
Sesuai sabda Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam

“Barangsiapa yang ingin diluaskan rizkinya dan di-panjangkan umurnya, maka hendaklah ia menyam-bung silaturrahimnya.” [5]

Dalam silaturahmi, yang harus didahulukan adalah silaturahmi kepada orang tua sebelum kepada yang lain. Banyak di antara saudara-saudara kita yang sering berkunjung kepada teman-temannya, tetapi kepada orang tuanya sendiri jarang, bahkan tidak pernah. Padahal ketika masih kecil, dia selalu bersama orang tuanya. Sesulit apa pun harus tetap diusahakan untuk bersilaturahmi kepada kedua orang tua, karena dekat kepada keduanya -insya Allah- akan dimudahkan rizki dan dipanjangkan umurnya.

5. Akan Dimasukkan Ke Surga Oleh Allah ‘Azza wa Jalla
Berbuat baik kepada orang tua dan taat kepada keduanya dalam kebaikan merupakan jalan menuju Surga. Sedangkan durhaka kepada orang tua akan mengakibatkan seorang anak tidak masuk Surga. Dan di antara dosa-dosa yang Allah ‘Azza wa Jalla segerakan adzabnya di dunia adalah berbuat zhalim dan durhaka kepada orang tua. Dengan demikian, jika seorang anak berbuat baik kepada orang tuanya, Allah akan menghindarkannya dari berbagai malapetaka, dengan izin Allah ‘Azza wa Jalla dan akan dimasukkan ke Surga.

Untuk Mengetahui info selanjutnya Tentang Rahasia Menggapai Ridha Allah Dengan Berbakti Kepada Orang Tua Silahkah Baca Artikel Saya DISINI.

Share:

Kamis, 03 Agustus 2017

Rahasia Membahagiakan Orangtua


Rahasia Membahagiakan Orangtua-Seperti apapun orang tua, mereka banyak berjasa pada kita. Kita tidak akan pernah ada tanpa mereka. Kita tidak seperti kera sakti yang tercipta dari sebuah batu. Bahkan bukan hanya itu saja, mereka rela melakukan apa saja untuk membuat kita tumbuh besar menjadi anak yang baik.

Baik secara langsung atau tidak mereka (orang tua) selalu mengajarkan pada kita tentang cara menjalani kehidupan. Bagi yang masih memiliki orang tua sebaiknya bersyukur karena banyak orang di luar sana yang tidak memiliki ayah, ibu, atau bahkan tidak keduanya. Beberapa diantara mereka sangat terharu ketika melihat satu keluarga utuh sedang pergi bersama. Bahkan ada juga yang hampir menangis karena itu.

Kita harus sadar diri, seberapa banyak hal kecil yang dilakukan Orang Tua untuk Kita. Dari sejak belum lahir saja, Mereka sudah banyak melakukan perjuangan dan pengorbanan untuk Kita. Lihat fisik Kita sekarang, ini adalah hasil dari Ibu yang menjaga kesehatan saat hamil dan juga perjuangan Ayah untuk melibatkan diri dalam kesehatan Ibu.

Belum lagi setelah Kita lahir, kedua Orang Tua sebenarnya benar-benar merasa lelah. Tengah malam harus terbangun dari tidur saat Kita menangis. Keduanya saling bergantian untuk menjaga. Setelah itu, untuk melangsungkan hidup Kita juga tetap butuh uluran tangan Mereka sepenuhnya. Kadang, kecurangan, kebohongan, hingga dosa dilakukan demi menjaga kehidupan Kita. Kita tertawa sudah bisa membuat Orang Tua bahagia saat itu. Padahal tertawa saja sebenarnya tidak membantu beban yang harus Mereka tanggung. Orang Tua pantas mendapatkan lebih dari itu.

Belum lagi setelah Dewasa, kadang ada sesuatu dari Kita yang menjadikan beban pikiran untuk Mereka. Kita tidak selalu menyadari hal itu tapi pasti ada.

Meskipun begitu, banyak sekali anak yang tidak bersyukur bahkan yang lebih parah lagi tidak mengakui orang tuanya dan menjadi anak durhaka. Tapi tentu saja hal itu tidak terjadi pada diri kamu saat ini. Meskipun baru niat, pasti ada dihati kamu rasa untuk membuat orang tua bahagia. Atas dasar semua itu, berikut hal-hal yang menurut saya bisa membuat orang tua bahagia.

  • Bangun pagi dan menyapa orang tua dengan senyuman.
    Bicara yang lembut pada orang tua dan tidak membentak mereka.
    Bantu pekerjaan rumah meskipun sepele walau orang tua tidak menyuruh.
    Pamit ketika mau pergi dan memberi salam ketika pulang.
    Tidak membuat mereka sedih atau khawatir.
    Taat beribadah menurut agama dan kepercayaan masing-masing.
    Jadi anak pintar.
    Turuti nasihat mereka jangan suka membantah.
    Jangan terus membela diri jika salah.
    Membuat mereka bangga dari tingkah lakumu.
    Tunjukan bahwa kamu bahagia tinggal di Rumah.
    Berprestasi di sekolah atau tempat kerja.
    Bersikaplah dewasa.
    Jangan banyak menuntut. Bangga dengan pekerjaan orang tua karena dengan pekerjaan mereka bisa membuatmu hidup sampai saat ini.
    Terbuka untuk masalah yang orang tua perlu tahu.
    Jika bisa, wakili mereka dalam beberapa hal agar orang tua bisa istirahat.
    Sesuaikan keinginanmu dengan kemampuan orang tua.
    Hibur orang tua saat mereka galau
    Jadilah orang hebat dan tidak membuat malu mereka.

Rahasia Membahagiakan Orangtua
Intinya jangan mengecewakan orang tua dan buat mereka bangga, jadi kamu tidak harus mencari cara yang sulit untuk membahagiakan orang tua. Sesuaikan dengan kemampuan juga keadaan dan mulailah dari hal kecil yang sudah disampaikan. Ada yang mau menambahkan?.

Untuk Membaca Artikel Saya Selanjutnya Silahkan Baca DISINI.
Share:

Rabu, 02 Agustus 2017

RAHASIA DI BALIK MOBIL MEWAH

RAHASIA DI BALIK MOBIL MEWAH - Di waktu lebaran tradisi kita sungkem dari satu rumah ke rumah lainnya sudah sangat mengakar kuat. Kadang sangking banyaknya rumah yang kita sungkemi, kita malah kayak jadi jalan-jalan kelililing kampung. Tapi pernahkah kamu melihat ada mobil mewah yang terpakir di suatu rumah reyot tua, kemudian terlihat satu keluarga dengan wajah perkotaan mengenakan baju rapi berada di dalam rumah berkumpul bareng dengan keluarganya?

Apa yang kalian tangkap?
RAHASIA DI BALIK MOBIL MEWAH?

Well, ini ada hubungannya dengan bahan perbincangan ama Bu Angry, guru SMA Ane. Awalnya dia bercerita tentang perkuliahan. Dia bercerita bahwa besok kalau kuliah kita semua bakal merantau dari kampung ke kota. Kita bakal seperti orang-orang yang berbondong-bondong ke kota untuk nyari kerjaan, cuman bedanya kita nyari ilmu. Entah bagaimana cerita Bu Angry melebar ke Jakarta yang macet. Lalu dia berkomentar kalau satu-satunya waktu dimana Jakarta enggak macet adalah waktu lebaran. Kemudian dia bertanya ke kami semua,

          "Ehhh kalian tau kan orang-orang yang
           mudik dari jakarta ke kampung?"

          *Semuah murid angguk-angguk kepala.

           "Kalian tau nggak, mereka adalah contoh
            orang-orang berhasil yag berasal
            dari kampung. Mereka dengan kerja keras
            merantau dari kampung mencari
            kehidupan. hingga akhirnya sukses si kota."

          *Sontak pernyataan itu meyakinkan
           pikiran. Satu kelas pada memahami
           konteks dalam sosial kita.
  
Kan mereka kaya kenapa tidak mencari hotel saja?
HOTEL

Tapi, sekarang gue paham kenapa mereka mau tidur di rumah reyot tersebut. Karena di sanalah dia dididik menjadi orang sukses yang bisa kaya seperti sekarang.

Anepun berpikir, bahwa kesuksesan ternyata tidak hanya milik seorang yang hidup di tempat yang serba berkecukupan, hidup di tempat serba modern, fasilitas ditunjang, teknologi disiapkan, dan berbagai kesempurnaan hidup di kota.



Ane pernah mendengar?

MENDENGAR
suatu quotes di acara Hitam Putih. Bahwa dalam hidup ini seperti bola yang memantul. Arti hidup bukanlah menjadi bola yang bisa berada di titik tertinggi, tetapi bola yang memiliki daya pantul untuk bisa meraih di titik tertinggi. Jadi bagi orang kampung yang hidup serba susah, mereka ibarat dia berada di titik paling rendah, tapi kemudian dengan berbagai usaha dan kerja keras, akhrinya mereka menjadi orang sukses di posisi atas.

Itulah esensi kehidupan. Enggak peduli kalian gagal-gagal-gagal, teruslah berjuang, teruslah meraih mimpi tinggi itu, teruslah memantul setinggi-tingginya. Tuhan tahu mana yang berkorban lebih banyak, mana yang hanya malas-malasan ngopi ngangkring setiap hari. Mindset-kan pikiran kalian bahwa "Yang penting Ane usaha terus, mau nanti gagal, mau nanti dihina tetangga Ane. Yang penting ada usaha dari Ane. Dan, gue tahu Tuhan selalu melihat usaha Ane."

Untuk Membaca Artikel Saya Selanjutnya Silahkan Baca DISINI.
Share:

Popular Posts

Tips Memilih Busana Muslim

Tips Memilih Busana Muslim - Memilih busana muslim yang tepat untuk anak tidaklah mudah, karena biasanya anak yang diusunya terutama selama...