Rahasia Menggapai Ridha Allah Dengan Berbakti Kepada Orang Tua Ke 3- Hay gusy disini saya akan melanjutkan artikel sebelumnya yang membahas tentang, Rahasia Menggapai Ridha Allah Dengan Berbakti Kepada Orang Tua Ke 3, Yang membahas tentang :
![]() |
| Al-Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas |
BENTUK-BENTUK BERBAKTI KEPADA ORANG TUA
1. Bergaul bersama
keduanya dengan cara yang baik. Di dalam hadits Nabi shallallaahu
‘alaihi wa sallam disebutkan bahwa memberi kegembiraan kepada seseorang
mukmin termasuk shadaqah, lebih utama lagi kalau memberi kegembiraan
kepada orang tua kita
2. Berkata kepada keduanya dengan
perkataan yang lemah lembut. Hendaknya dibedakan adab ber-bicara antara
kepada kedua orang tua dengan ke-pada anak, teman atau dengan yang
lain. Berbicara dengan perkataan yang mulia kepada kedua orang tua.
3.
Tawadhu’ (rendah hati). Tidak boleh kibr (sombong) apabila sudah meraih
sukses atau memenuhi jabatan di dunia, karena sewaktu lahir, kita
berada dalam keadaan hina dan membutuhkan pertolongan, kita diberi
makan, minum, dan pakaian oleh orang tua.
4. Memberi
infaq (shadaqah) kepada kedua orang tua, karena pada hakikatnya semua
harta kita adalah milik orang tua. Oleh karena itu berikanlah harta itu
kepada kedua orang tua, baik ketika mereka minta ataupun tidak.
5 . Mendo’akan kedua orang tua. Di antaranya dengan do’a berikut:
“Wahai Rabb-ku, kasihilah keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidikku sewaktu kecil.”
Seandainya
orang tua masih berbuat syirik serta bid’ah, kita tetap harus berlaku
lemah lembut kepada keduanya, dengan harapan agar keduanya kembali
kepada Tauhid dan Sunnah. Bagaimana pun, syirik dan bid’ah adalah
sebesar-besar kemungkaran, maka kita harus mencegahnya semampu kita
dengan dasar ilmu, lemah lembut dan kesabaran. Sambil terus berdo’a
siang dan malam agar orang tua kita diberi petunjuk ke jalan yang benar.
APABILA KEDUA ORANG TUA TELAH MENINGGAL
Maka yang harus kita lakukan adalah:
1. Meminta ampun kepada Allah ‘Azza wa Jalla dengan taubat nashuha (jujur) bila kita pernah berbuat durhaka kepada keduanya di waktu mereka masih hidup.
2. Menshalatkannya dan mengantarkan jenazahnya ke kubur.
3. Selalu memintakan ampunan untuk keduanya.
4. Membayarkan hutang-hutangnya.
5. Melaksanakan wasiat sesuai dengan syari’at.
6. Menyambung silaturrahim kepada orang yang keduanya juga pernah menyambungnya.
Semoga
dengan memahami dan mengamalkan nilai-nilai Islam tersebut, kita
dimudahkan oleh Allah ‘Azza wa Jalla dalam mewujudkan keluarga yang
sakinah, mawaddah wa rahmah. Aamiin.
Terimakasih telah
meluangkan waktu untuk membaca artikel saya, jika ingin mengunjungi
artikel saya selanjutnya silahkan klik DISINI.





0 komentar:
Posting Komentar