Rahasia

Rabu, 02 Agustus 2017

RAHASIA DI BALIK MOBIL MEWAH

RAHASIA DI BALIK MOBIL MEWAH - Di waktu lebaran tradisi kita sungkem dari satu rumah ke rumah lainnya sudah sangat mengakar kuat. Kadang sangking banyaknya rumah yang kita sungkemi, kita malah kayak jadi jalan-jalan kelililing kampung. Tapi pernahkah kamu melihat ada mobil mewah yang terpakir di suatu rumah reyot tua, kemudian terlihat satu keluarga dengan wajah perkotaan mengenakan baju rapi berada di dalam rumah berkumpul bareng dengan keluarganya?

Apa yang kalian tangkap?
RAHASIA DI BALIK MOBIL MEWAH?

Well, ini ada hubungannya dengan bahan perbincangan ama Bu Angry, guru SMA Ane. Awalnya dia bercerita tentang perkuliahan. Dia bercerita bahwa besok kalau kuliah kita semua bakal merantau dari kampung ke kota. Kita bakal seperti orang-orang yang berbondong-bondong ke kota untuk nyari kerjaan, cuman bedanya kita nyari ilmu. Entah bagaimana cerita Bu Angry melebar ke Jakarta yang macet. Lalu dia berkomentar kalau satu-satunya waktu dimana Jakarta enggak macet adalah waktu lebaran. Kemudian dia bertanya ke kami semua,

          "Ehhh kalian tau kan orang-orang yang
           mudik dari jakarta ke kampung?"

          *Semuah murid angguk-angguk kepala.

           "Kalian tau nggak, mereka adalah contoh
            orang-orang berhasil yag berasal
            dari kampung. Mereka dengan kerja keras
            merantau dari kampung mencari
            kehidupan. hingga akhirnya sukses si kota."

          *Sontak pernyataan itu meyakinkan
           pikiran. Satu kelas pada memahami
           konteks dalam sosial kita.
  
Kan mereka kaya kenapa tidak mencari hotel saja?
HOTEL

Tapi, sekarang gue paham kenapa mereka mau tidur di rumah reyot tersebut. Karena di sanalah dia dididik menjadi orang sukses yang bisa kaya seperti sekarang.

Anepun berpikir, bahwa kesuksesan ternyata tidak hanya milik seorang yang hidup di tempat yang serba berkecukupan, hidup di tempat serba modern, fasilitas ditunjang, teknologi disiapkan, dan berbagai kesempurnaan hidup di kota.



Ane pernah mendengar?

MENDENGAR
suatu quotes di acara Hitam Putih. Bahwa dalam hidup ini seperti bola yang memantul. Arti hidup bukanlah menjadi bola yang bisa berada di titik tertinggi, tetapi bola yang memiliki daya pantul untuk bisa meraih di titik tertinggi. Jadi bagi orang kampung yang hidup serba susah, mereka ibarat dia berada di titik paling rendah, tapi kemudian dengan berbagai usaha dan kerja keras, akhrinya mereka menjadi orang sukses di posisi atas.

Itulah esensi kehidupan. Enggak peduli kalian gagal-gagal-gagal, teruslah berjuang, teruslah meraih mimpi tinggi itu, teruslah memantul setinggi-tingginya. Tuhan tahu mana yang berkorban lebih banyak, mana yang hanya malas-malasan ngopi ngangkring setiap hari. Mindset-kan pikiran kalian bahwa "Yang penting Ane usaha terus, mau nanti gagal, mau nanti dihina tetangga Ane. Yang penting ada usaha dari Ane. Dan, gue tahu Tuhan selalu melihat usaha Ane."

Untuk Membaca Artikel Saya Selanjutnya Silahkan Baca DISINI.
Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Popular Posts

Tips Memilih Busana Muslim

Tips Memilih Busana Muslim - Memilih busana muslim yang tepat untuk anak tidaklah mudah, karena biasanya anak yang diusunya terutama selama...